Pemilu

Pemilu

Popular Posts

Mitos Mokodoludut 2



Diangkat Menjadi Punu’
Bayi dengan selaput ketuban tipis
Marousi -- Sebuah foto menakjubkan yang diposting seorang dokter di Yunani terus membuat heboh hingga beberapa bulan setelah tanggal dipostingnya foto itu. Dr. Aris Tsigris, seorang dokter kandungan di kota Marousi, arah timur laut kota Athena, Yunani memposting sebuah foto bayi yang terlahir dengan ketuban utuh pada 11 Maret 2013 lalu di akun Facebooknya. (http://www.tempo.co/read/news/2013/06/08/060486642/Bayi-Ini-Lahir-dengan-Ketuban-Utuh)


Cukup mengejutkan. Yang saya maksud “mengejutkan” di sini bukan karena proses kelahirannya melainkan karena kehebohan yang ditimbulkan oleh ketika proses kelahiran plus foto diposting oleh Dr. Aris. Awalnya saya menduga hal seperti ini tak menghebohkan lagi. Dr. Aris mengatakan kelahiran seperti ini terjadi per-80.000 kelahiran. Dengan banyaknya jumlah penduduk, kelahiran seperti ini sudah banyak terjadi. Di Bolaang Mongondow Raya saja, minimal sudah ada 8 kelahiran seperti ini. Tapi toh tetap saja heboh, mungkin saat ini masyarakat terlalu gampang heboh. Kita kembali pada masa telurnya Mokodoludut, ya jelas saja masyarakatnya lebih heboh lagi.
Kelahiran ini dipandang sebagai keajaiban, selain sakit yang akan menderanya, anak yang lahir ajaib ini juga dipandang punya keajaiban yang cenderung ke mistis. Dan ajaibnya, pandangan ini masih bertahan sampai sekarang. Di bawah ini ada beberapa komentar di Kaskus terkait keajaiban anak lahir ajaib ini.
-            saya mau tanya tentang bayi yang lahir terbungkus, saya ada di kasih tau sama pak de saya kalau bayi yang terbungkus itu bungkus nya mengandung kekuatan magic untuk sang bayi. apa benar begitu.???
-            terus untuk orang yang lahir terbungkus itu apa mungkin memiliki bakat untuk mendalami ilmu magic gtu yah.?
-            Menurut ibu saya, saya terlahir seperti kepompong, di balut kulit tipis berwarna putih, dan saya tidak menangis. Setelah saya lahir kemudian bidan membelah pembungkus tersebut, baru saya menangis seperti bayi2 pada umumnya.  Namun menurut ibu saya, tidak ada ritual apa2 waktu membelah pembungkus saya itu (maklum ibu saya kuat agamanya), trus pembungkus saya itu di tanam gitu aja. Tidak ada ritual apa2.
-            mengenai bayi yang lahir bungkus (selubung di t4 saya nyebut nya) mungkin bs benar memiliki kekuatan magic. klo soal bakat saya rasa setiap org punya bakal asal rajin & benar2 belajar nya. dahulu sekali di kelurga ibu saya ada sodara yang lahir bungkus menurut cerita ibu sodara yg lahir selubung itu memiliki kebal fisik n keilmuan lain. biasa nya klo yang lahir bungkus ini waktu belah selubung nya memang ada semacam ritual gt. misal nya di belahnya pake benda-benda misal nya kuku, sapu lidi, ato gabah ato yg lain. dan dimakankan selubungnya itu.(soal kpn mkn na krng tau krn bayi lom bs mkn) dan ritual lain. klo orang itu kebal biasa nya kelemahan nya yaitu dengan benda yang di pakai buat belah selubung itu.
-            Bayi lahir bungkus itu bayi yang dilahirkan dengan ketuban yang tidak pecah. Seperti diketahui bahwa di dalam kandungan ibu bayi dilindungi / dibungkus dengan air ketuban yang diluarnya terbalut selaput tipis . Wkatu kelahiran normal selaput ini akan pecah siring dengan akan kelahiran putranya, ditandai dengan keluarnya air ketuban dahulu ( maka orang jawa menyebutnya dengan kakang kawah karena keluarnya duluan dibanding si bayi) kemudian di susul dengan bayinya keluar kemudian terakhir keluar adalah ari ari (maka disebut adi ari ari).
-            Lha bayi bungkus itu lahir tidak diawali dengan pecahnya ketuban, hanya langsung lahir bersama / terbungkus dengan air ketuban tersebut. Untuk membukanya/ membelah kalau di jawa biasanya menggunakan gabah ketan hitam. Biasanya orang yang lahir bungkus tidak serta merta dilengkapi dengan bakat sepranatural, kalau dianya tidak belajar dan meyakininya tentu juga tidak bisa supranatural CMIIW.
-            bayi yang lahir dengan masih ada kantung / terbungkus ktubannya itu memang kebanyakan punya sesuatu yang lebih dan cuman ada 2 kemungkinan :
1. sangat beruntung, sangat baik, sangat disukai orang sekitar
contoh : temen saya yang lahir dengan masih terbungkus ketuban selalu hoki kalo ikut kuis. ikut apa aja nasib nya selalu mujur & baik. rejeki di tangan Allah semata, dan saya ngga percaya 'kebetulan' karena temen saya itu kalo ikut kuis pertama kali dan cuman nyoba sekali.
2. sangat nakal, nasib buruk, dibenci orang sekitar
contoh : nah ini temen saya yang cerita, anak di kampungnya di kalimantan ada yang lahir dengan masih terbungkus ketuban. anaknya nakal, ngelawan orang tua, suka mencuri & dijauhin sama orang kampungnya.

Sebenarnya masih banyak komentar lain tapi paling baik jika dituntaskan saja penasarannya dengan mengunjungi http://archive.kaskus.co.id/thread/900159/30.
Di zaman dunia seperti dilipat sekarang ini saja, pandangan bahwa bayi yang lahir berselaput mempunyai keajaiban masih ada, terlebih pada masa lalu. Orang Mongondow tentu tak bisa melepaskan diri dari pandangan ini. Bagi saya, pandangan ini manusiawi saja. Proses yang ajaib akan melalui rentetan pandangan yang ajaib.
Menjadikan Mokodoludut sebagai Punu’ pertama yang diiringi dengan sumpah setia pada anak-cucunya yang terpilih menjadi Punu’ menurut saya sangat wajar. Bahkan seandainya pun Mokodoludut disembah sebagai Tuhan, masihlah wajar ketika kita mencoba berada pada masa itu—tapi orang Mongondow sudah punya Tuhan sendiri yang disebut Ompu Duata. Kita tentu tak bisa memaksakan pemahaman pada waktu itu dengan pemahaman masa kini. Pun kita tak bisa memaksakan otak buku kita dengan pemikiran para pendahulu itu. Walau kita sudah merasa Profesor sekalipun, kita tak bisa memaksakan.